JUDUL PENELITIAN :
Effects of high-dose fish oil on rheumatoid arthritis after stopping nonsteroidal antiinflammatory drugs. Clinical and immune correlates
DITERBITKAN OLEH :
Journal Arthritis dan Rheumatism, Agustus 1995
TUJUAN PENELITIAN:
Untuk menentukan hal berikut:
1) apakah suplementasi makanan dengan minyak ikan akan memungkinkan penghentian obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) pada pasien dengan rheumatoid arthritis (RA);
2) kemanjuran klinis suplementasi minyak ikan asam lemak omega 3 dosis tinggi pada pasien RA; dan
3) efek suplemen minyak ikan pada produksi beberapa sitokin dalam populasi ini.
METODE:
Enam puluh enam pasien RA mengikuti studi prospektif pemberian minyak ikan double-blind, terkontrol plasebo, sambil mengonsumsi diklofenak (75 mg dua kali sehari). Pasien mengkonsumsi asam lemak omega 3 dosis 130 mg / kg / hari pada satu group, dan group lain mengkonsumsi 9 kapsul / hari minyak jagung.
Plasebo diklofenak diganti pada minggu ke 18 atau 22, dan suplemen minyak ikan dilanjutkan selama 8 minggu (hingga minggu ke 26 atau 30). Level serum interleukin-1 beta (IL-1 beta), IL-2, IL-6, dan IL-8 dan alpha necrosis factor tumor diukur dengan uji immunosorbent terkait-enzim pada awal dan selama penelitian.
HASIL:
Pada kelompok yang mengambil minyak ikan, ada penurunan yang signifikan dari awal dalam jumlah rata-rata (+/- SEM) dari :
- tender joint (5,3 +/- 0,835; P <0,0001)
- durasi kekakuan pagi hari (-67,7 +/- 23,3 menit). ; P = 0,008),
- evaluasi dokter dan pasien terhadap aktivitas artritis global (-0,33 +/- 0,13; P = 0,017 dan -0,38 +/- 0,17; P = 0,036, masing-masing),
- dan evaluasi nyeri oleh dokter (-0,38 + / – 0,12; P = 0,004).
Pada pasien yang menggunakan minyak jagung, tidak ada parameter klinis yang meningkat dari awal. Penurunan jumlah tender joint tetap signifikan 8 minggu setelah penghentian diklofenak pada pasien yang menggunakan minyak ikan (-7,8 +/- 2,6; P = 0,011) dan penurunan jumlah tender joint pada saat ini signifikan dibandingkan dengan pada pasien yang menerima minyak jagung (P = 0,043).
KESIMPULAN:
Pasien yang mengonsumsi suplemen minyak ikan menunjukkan perbaikan dalam parameter klinis dari aktivitas penyakit dari awal, termasuk jumlah tender joint, dan perbaikan ini terkait dengan penurunan signifikan dalam kadar IL-1 beta dari awal. Beberapa pasien yang menggunakan minyak ikan dapat menghentikan obat antinyeri tanpa mengalami penyakit kambuh.
Salmonlive itu produk apa sih ?
Salmonlive adalah suplemen kesehatan yang mencukupi kebutuhan omega 3 harianmu.
Omega 3 yang terkandung dalam salmonlive itu sendiri merupakan asam lemak tak jenuh jamak (polyunsaturated) yang dibutuhkan oleh tubuh namun tubuh tidak dapat memproduksinya sendiri. Padahal omega 3 yang terdiri dari EPA, ALA, dan DHA sangat baik bagi kekebalan tubuh, menyehatkan jantung, melawan depresi, dan meningkatkan kesehatan mata.
Jadi sudah siap memulai hidup lebih sehat dengan Salmonlive ?
Bukan hanya ongkos kirim aja yg gratis, sahabbats juga bisa mendapatkan diskon langsung 30%
PROMO DAN WAKTU TERBATAS!
LANGSUNG HUBUNGI CS KAMI YA
DIBUKA KEAGENAN DAN RESELLER
DAPATKAN PROMO KHUSUS RESELLER DAN AGEN
Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan menghubungi :
Team Internet Marketing kami :
Telp./Wa : 0812-2100-6889
Fb : Komunitas Habbats