HABBATUSAUDA ADALAH MUSUH ATAU SAHABAT BAGI GINJAL ?

Banyak beredar isu di masyarakat bahwa mengkonsumsi bahan herbal, termasuk Habbatussauda dapat berefek buruk bagi ginjal. Karena sisa bahan herbal tersebut mengendap di ginjal dan bisa merusak ginjal. Apakah habbatusauda berefek demikian?

Memang banyak hal berkaitan dengan bahan herbal, yang masih merupakan desas-desus di masyarakat dan bahkan menjadi mitos yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya secara medis. Untuk Menjawab hal-hal yang menjadi pertanyaan tersebut dibutuhkan satu penelitian, dan tidak cukup hanya berdasarkan asumsi.

Perlu difahami bahwa apa yang diproses dan disaring di ginjal adalah komponen yang sudah masuk dalam pembuluh darah. Sehingga ukurannya pun juga sudah masuk dalam level senyawa kimia, dan bukan lagi dalam ukuran fisik sebagaimana yang tampak dalam serbuk kapsul. Maka senyawa apa yang terkandung dalam bahan yang dikonsumsi, akan mempengaruhi filter atau saringan di ginjal yang bernama nefron.

Adapun Habbatussauda sendiri secara riset terbukti memiliki aktifitas RENOPROTEKRIF atau NEFROPROTEKTIF, yakni kandungan zatnya melindungi ginjal dari kerusakan. Hal tersebut diulas dalam satu studi yang berjudul “The Protective Effect of Thymoquinone, an Antioxidant and Anti-inflammatory Agent, Againts Renal Injury: A Review” yang disusun kalangan ahli Nefrology dari Department of Medicine, Division of Nephrology, Royal University Hospital Kanada, juga dari School of Pharmacy USA, dan juga dari Department of General Medicine Mesir. Studi ini dimuat di ‘Saudi Journal of Kidney Disease and Transplantation’ pada tahun 2009.

Kandungan thymoquinon yang ada pada habbatussauda mampu memberikan perlindungan pada ginjal dengan memperbaiki kondisi ginjal, menurunkan kreatinin dan menghambat kerusakan ginjal pada kasus gagal ginjal kronis.

Bahkan pada model penelitian dengan binatang percobaan yang ginjalnya dirusak dengan pemberian antibiotik, terjadi perbedaan yang signifikan antara binatang percobaan yang diberi habbatussauda dengan yang tidak. Pada uji kontrol yang diberi habatussauda, kerusakan ginjal yang terjadi minimal, dibandingkan dengan yang sama sekali tanpa pemberian habbatussauda.
Beberapa aktifitas yang harus dihindari agar ginjal sehat :
Begadang ( kurang istirahat
Terlalu banyak konsumsi garam dan gula

Menahan kencing
Konsumsi protein hewani berlebihan
Untuk menjaga agar Ginjal terjaga kondisinya, sekaligus menyingkirkan racun-racun yang membahayakan ginjal, hendaknya dikonsumsi :

Habbatussauda Oil Softcapsule (Kapsul Lunak) dosis 2×3 sehari rutin

Segera pesan produk HABBATUSSAUDA OIL SOFTCAPSULE

Dapat langsung menghubungi :
Team Internet Marketing Habbats
Tlp/WA : 082218221112

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *