PERAN HABBATUSSAUDA MENANGGULANGI ASAM URAT

PERAN HABBATUSSAUDA MENANGGULANGI ASAM URAT

Apa itu gout/penyakit asam urat? 

Gout=pirai=PENYAKIT ASAM URAT adalah bagian dari penyakit reumatik yang diakibatkan oleh kondisi hiperurisemia (peningkatan kadar asam urat akibat gangguan pada metabolisme asam urat). Karena sebagian besar menyerang sendi, maka disebut artritis gout = peradangan pada sendi akibat gout

Pada umumnya menyerang laki-laki (90%) usia dewasa muda sekitar 40 tahun, sedangkan pada wanita penyakit ini lebih banyak menyerang mereka yang telah mengalami menopause.

Bagaimana terjadinya hiperurisemia dan gout?

Asam urat ini merupakan hasil akhir perombakan purin. Purin merupakan salah satu zat yang ada dalam protein tertentu yang berasal dari asupan makanan, maupun proses metabolism dalam tubuh sendiri. Sekitar dua pertiga jumlah asam urat yang terbentuk akan dikeluarkan melalui air seni dan sepertiganya melalui saluran cerna. Gangguan dapat terjadi pada produksinya yang berlebihan atau pembuangan yang terganggu, atau keduanya. 

Gejala dan Tanda Gout

Gejala awal dari artritis gout adalah panas, kemerahan dan pembengkakan pada sendi yang tipikal dan tiba-tiba. Persendian yang sering terkena adalah persendian kecil pada basis dari ibu jari kaki. Beberapa sendi lain yang dapat terkena ialah pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, jari tangan, dan siku. Pada serangan akut penderita gout dapat menimbulkan gejala demam dan nyeri hebat yang biasanya bertahan berjam-jam sampai seharian, dengan atau tanpa pengobatan.  Seiring berjalannya waktu serangan artritis gout akan timbul lebih sering dan lebih lama.

Penyakit gout meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal. Kristal-kristal asam urat dapat membentuk tophi (benjolan keras tidak nyeri di sekitar sendi) di luar persendian. Tophi sering ditemukan di sekitar jari tangan, di ujung siku dan sekitar ibu jari kaki, selain itu dapat ditemukan juga pada daun telinga, tendon achiles (daerah belakang pergelangan kaki) dan pita suara (sangat jarang terjadi).

Diagnosa Gout

Penyakit gout tidak mudah didiagnosis hanya dengan pemeriksaan darah, karena kebanyakan orang yang mempunyai kadar asam urat yang tinggi tidak terkena penyakit gout. Pemeriksaan tambahan yang paling bisa diandalkan untuk penyakit gout adalah menemukan kristal asam urat di dalam cairan sendi dengan cara aspirasi cairan sendi (arthrocentesis). Arthrocentesis merupakan prosedur umum yang dilakukan dengan anestesi lokal. Dengan menggunakan teknik yang steril, cairan diambil dari sendi yang meradang menggunakan suntikan dan jarum. Selain itu gout juga dapat didiagnosa dengan menemukan kristal asam urat dari benjolan tophi.

Penatalaksanaan Gout

Gout tidak dapat disembuhkan, namun dapat diobati dan dikontrol. Gejala-gejala dalam 24 jam biasanya akan hilang setelah mulai pengobatan.

Gout secara umum diobati dengan obat anti inflamasi.

 

KANDUNGAN ASAM URAT BERBAGAI JENIS MAKANAN

  • Golongan A (Sebaiknya dipantang): Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati, ginjal, otak, jantung, paru, lain-lain jeroan, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng, melinjo, emping.
  • Golongan B (Boleh dalam jumlah terbatas): Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung, durian, alpukat, nanas, air kelapa.
  • Golongan C (Boleh): Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

 

DAPATKAH HABBATUSSAUDA MENURUNKAN KADAR ASAM URAT…???

Riset Ilmiah membuktikan bahwa :

  1. Sebuah penelitian berjudul “Potensi Daun Salam (Syzigium polyanthum Walp) dan Biji Jinten Hitam (Nigella sativa Linn) sebagai kandidat Obat Herbal Terstandar Asam Urat” dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dimuat di Jurnal Pharmacon, Volume 13 Nomor 1, Juli 2012, mengungkapkan satu hasil riset yang menunjukkan bahwa habbatussauda dikombinasikan dengan daun salam memiliki kemampuan menurunkan kadar asam urat yang sangat signifikan pada binatang percobaan. Dilaporkan dalam penelitian tersebut, penurunan kadar asam uratnya sebesar 79,35%, 61,29% dan 71,90%.
  2. Penelitian lainnya menguji khasiat biji habbatussauda saja dalam perannya menurunkan kadar asam urat. Satu riset berjudul “Uji Aktifitas Anti Hiperurisemia Ekstrak n-Heksana, Etil Asetat dan Etanol 70% Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) terhadap Mencit Hiperurisemia”, dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Farmasi Universitas Jember, dan dimuat di e-Jurnal Pustaka Kesehatan Volume 2 Nomor 1, Januari 2014 menyimpulkan bahwa Ekstrak n-heksana, etil asetat, dan etanol 70% biji jinten hitam dapat menurunkan kadar asam urat.
    Ekstrak etil asetat biji jinten hitam dosis 200 mg/kg BB menunjukkan aktivitas anti hiperurisemia tertinggi (56,12 ± 19,49 %) dibanding ekstrak n-heksana (25,84 ± 8,91 %) dan etanol 70% (37,24 ± 7,78 %). Ini merupakan upaya pembuktian untuk menunjukkan kemampuan habbatussauda menurunkan kadar asam urat darah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *